Minggu, 17 Maret 2019

Mengenali Masalah Gangguan Pencernaan


Pernahkah anda mengalami gangguan masalah pencernaan? Ada banyak faktor yang menyebabkan masalah tersebut muncul, salah satunya makanan. Makanan merupakan salah satu sumber utama bagi makhluk hidup termasuk manusia. Makanan yang dikonsumsi oleh manusia akan diuraikan oleh tubuh menjadi sumber energi. Dengan energi tersebut, maka manusia bisa betahan hidup. Oleh karena itu, manusia hendaknya mengonsumsi makanan yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin, karbohidrat, mineral, lemak dan air.

Seiring perkembangan zaman, makanan-makanan mulai berkembang dan beragam, seperti contoh makanan cepat saji yang praktis. Setelah mengkonsumsi makanan cepat saji, anda mungkin akan cepat mearasa kenyang dan puas, akan tetapi setelah mengonsumsi makanan tersebut pernahkah anda mengalami sensasi panas diperut anda? Hal ini adalah tanda dari gangguan pencernaan. Apa itu gangguan pencernaan? Gangguan pencernaan adalah kondisi dimana adanya sensasi panas di bagian atas perut dan bawah tulang dada. Jika anda sering mengalami gangguan pencernaan, maka hal ini bisa jadi tanda dari masalah lain, seperti maag, penyakit empedu, dan GERD (Gastro-esophageal reflux disease). Gangguan pencernaan ini berebda dengan perut mulas. perut mulas biasanya hanya akan menyebabkan mual dan kembung. Gangguan pencernaan ini mempunyai istilah dispepsia.

Gangguan pencernaan akan lebih beresiko jika anda mengonsumsi banyak alkohol, mengonsumsi aspirin dan penghilang rasa sakit, dan memiliki kecemasan atau depresi. Pertama, mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak dapat menyebabkan luka pada lambung atau ulkus. Gejala yang muncul yaitu nyeri pada ulu hati, mual, dan muntah. Nyeri pada ulu hati akan memberat saat atau setelah makan. Kedua, mengonsumsi aspirin dapat menambah risiko penyakit gangguan pencernaan karena aspirin dapat menurunkan kadar postagladin lambung sehingga dinding lambung akan mengalami penipisan. Selain penipisan dinding lambung, aspirin juga dapat menyebabkan gangguan usus 12 jari, erosi lambung, ulkus, serta luka pada lambung. Ketiga, stress atau depresi dapat menyebabkan gangguan pencernaan karena usus dan lambung memiliki saraf yang langsung terhubung ke otsak. Oleh sebab itu ketika anda stress maka terjadi gagguan pencernaan yang menutup aliran darah ke sistem pecernaan serta mengurangi sekresi enzim pencernaan.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai masalah gangguan pencernaan. Jika anda mnegalami keluhan yang tidak kunjung membaik, disarankan anda segera konsultasi ke dokter.


Sumber:
https://www.google.com./amp/s/hallosehat.com/pusat-kesehatan/nyeri-kronis/ketahui-tanda-tanda-umum-dari-gangguan-pencernaan/amp/
https://bidanku.com/sistem-pencernaan-pada-manusia-pengertian-jenis-dan-fungsi
https://www.alodokter.com/komunitas/topic/apakah-aman-5
https://gaya.tempo.com/amp/861859/aspirin-membantu-pasien-jantung-tapi-bisa-melukai-lambung
https://m.merdeka.com/amp/sehat/stres-mampu-sebabkan-7-gangguan-pencernaan-ini.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar